Sumber Daya Air dengan Para Pejabat Fungsional dan Eselon IIIPertemuan Kepala Pusat Litbang Sumber Daya Air dengan Para Pejabat Fungsional dan Eselon III di lingkungan Pusat Litbang Sumber Daya Air dalam acara “Coffee Morning” diselenggarakan pada 22 Desember 2011 pagi pukul 07.00 – 09.00 WIB di Ruang Sidang Lantai 1 Gedung Utama Pusat Litbang Sumber Daya Air Jl. Ir. H. Juanda 193 Bandung. Acara dipimpin oleh Kepala Pusat Litbang Sumber Daya Air Dr. Ir. Arie Setiadi Moerwanto, M.Sc., dengan Moderator oleh Ir. Alvadison selaku wakil manajemen SMM. Materi pembahasan tentang pelaksanaan SMM. Dalam pengarahannya Kepala Pusat Litbang SDA mengajak kepada para pejabat fungsional Pusat Litbang Sumber Daya Air bekerja menuju Reformasi Birikrasi demi pemangku kepentingan didukung oleh Kerangka Manajemen Mutu yang meliputi strategi, saran, bimbingan dan alat yang diperlukan untuk mencapai kualitas, efisiensi, dan efektivitas dalam melaksanakan tanggung jawab misinya. Sistem Manajemen Mutu merupakan proses dinamis yang membawa sumber daya, kegiatan dan perilaku secara bersama-sama untuk fokus pada pencapaian kesuksesan.
Untuk pencapaian tugas-tugas tersebut diatas ada delapan prinsip manajemen mutu antara lain:
1. Pengguna / pelanggan
Semua manajer harus dapat mengidentifikasi, mendokumentasikan dan memahami kebutuhan saat ini dan masa depan pengguna / pelanggan. Sarana untuk mencapai hal ini termasuk melakukan survei kepuasan pelanggan biasa, pertemuan penghubung, dan kunjungan ke pengguna / pelanggan;
2. Kepemimpinan
Para Pemimpin Puslitbang SDA dapat menetapkan tujuan dan arah dari Organisasi berdasarkan proses perencanaan strategis. Mempertahankan lingkungan organisasi di mana semua staf terlibat dalam mencapai tujuan organisasi. Pada gilirannya, pengelolaan setiap unit harus dengan jelas menetapkan arah organisasi dan lingkungan di mana anggota staf didorong untuk bekerja sesuai dengan arah dan tujuan;
3. Keterlibatan Pegawai
Keterlibatan penuh dari semua staf Puslitbang SDA harus digunakan untuk pelaksanaan SMM tersebut Sebagai inti dari sebuah organisasi, keterlibatan staf sesuai dengan kemampuan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya;
4. Pendekatan proses
Dengan sumber daya yang ada, Puslitbang SdA harus melaksanakan kegiatan-kegiatannya melalui proses yang efisien dan efektif sehingga hasil yang diinginkan dapat tercapai;
5. Pendekatan Sistem Pengelolaan
Staf dan sumber daya lainnya didukung untuk dapat mengidentifikasi, memahami, dan mengelola proses yang saling berkaitan sebagai suatu sistem untuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan mereka.
Contohnya adalah identifikasi dan pengelolaan proses terkait yang berhubungan dengan pembuatan dan perekaman diskusi teknis, pengamatan, penyampaian produk dan layanan, serta penyebarluasan hasil litbang pengarsipan yang baik;
6. Perbaikan berkelanjutan
Perbaikan berkelanjutan dalam kualitas penelitian dan pengembangan, pengamatan, saran teknis dan layanan lainnya harus menjadi tujuan permanen Puslitbang SDA.
Efektivitas dan kesesuaian SMM, harus selalu dievaluasi sehingga hal-hal yang harus diperbaiki dapat diidentifikasi untuk diselesaikan;
Tinjauan manajemen harus dilakukan secara teratur dan mekanisme bagi staf untuk menyarankan perbaikan harus didukung;
7. Pendekatan faktual untuk Pengambilan Keputusan
Keputusan yang efektif harus diambil berdasarkan pada analisis data dan informasi. Keputusan tidak dapat diambil hanya bidang pada keyakinan yang tak berdasar atau pengandaian;
8. Hubungan Saling Menguntungkan Rekanan
Para Staf Puslitbang SDA dan mitra memiliki ketergantungan dan hubungan yang saling menguntungkan untuk meningkatkan kemampuan dan menciptakan nilai tambah.

| < Prev | Next > |
|---|
Pertemuan Kepala Pusat Litbang Sumber Daya Air dengan Para Pejabat Fungsional dan Eselon III



















