Pertajam Strategi Ciptakan Inovasi

 

Arahan Kabalitbang Kementerian PUPR dalam Rangka Kunjungan ke Balai Litbang Sabo

Admin Master     Tuesday, 14 March 2017

article-1-gbr-4.jpg

Kepala Badan Litbang, Dr. Ir. Danis H. Sumadilaga, M.Eng.Sc., mengunjungi Balai Litbang Sabo untuk berdialog dengan Kelompok Jabatan Fungsional serta meninjau aset dan hasil penelitian terkini. Bapak Dr. Ir. Danis H. Sumadilaga, M.Eng.Sc., didampingi beberapa pejabat dari Sekertariat Badan LItbang Kementerian PUPR, disambut langsung oleh kepala Balai Litbang SABO Ir. Dwi Kristianto, M.Eng dan segenap karyawan Balai Litbang Sabo mengingat kesempatan ini adalah kali pertama bagi beliau berkunjung ke Balai Litbang Sabo sejak resmi menjabat sebagai Kabalitbang PUPR.

Agenda pertama yang dilaksanakan adalah memeriksa aset Laboratorium Indoor dan Outdoor Balai Litbang Sabo. Aset ini baru saja diserah terimakan pengelolaaanya kepada Balai Sabo pada akhir 2016. Kabalitbang memberikan instruksi langsung agar peneliti di Balai Sabo segera memfungsikan kembali alat dan instrumen penelitian yang ada di  Laboratorium Indoor Balai Sabo. Beliau menghimbau agar fasilitas laboratorium ini dimanfaatkan seintensif mungkin untuk mendukung kegiatan penelitian terkait Lahar.

Laboratorium Lahar Balai Sabo dikembangkan secara bertahap pada awal dekade tahun 1980an. Laboratorium ini merupakan laboratorium lahar terbesar di Asia Tenggara dan terbesar kedua di dunia setelah Jepang pada masa itu. Laboratorium ini berdiri pada tanah negara seluas 2,8 Hektar dan merupakan bagian dari kompleks Pusat Kajian Sabo yang memiliki total luas sekitar 5.2 Hektar. Sebagian dari lahan tersebut, yakni dalam kisaran 2.4 hektar, merupakan kompleks gedung induk Balai Litbang Sabo. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan simulator lahar, simulator hujan, dan lapangan laboratorium outdoor dengan fungsi pengembangan Teknologi Sabo (Pengendalian Sedimen) di Indonesia.

article-1-gbr-2.jpg

Kepala Badan Litbang juga memberikan tantangan kepada segenap keluarga Balai Litbang Sabo untuk memikirkan konsep besar pengembangan laboratorium lahar. Beliau mencermati bahwa keberadaan laboratorium lahar memiliki potensi besar untuk mendukung pengurangan resiko bencana sedimen di Indonesia. Beliau mendukung penuh Balai Litbang Sabo untuk dapat mengusung masterplan pengembangan Laboratorium Lahar.  

Acara kunjungan kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama kelompok jabatan fungsional Balai Litbang Teknologi Sabo. Kabalitbang mengawali dialog dengan memberikan ilustrasi mengenai tantangan penelitian di bidang Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat. Penelitian di Badan Litbang PUPR harus mendukung nawa cita dari Kementerian. Penelitian harus fokus dan menghasilkan solusi yang mampu menjawab permasalahan penting dan mendesak dari Direktorat Fisik. Fungsional di lingkungan Badan Litbang harus memiliki fokus sehingga hasil penelitian dapat tuntas menjawab maslah yang ada. Dalam waktu dekat, Kabalitbang meminta KJF untuk berembuk dan menentukan maksimal tiga fokus penelitian utama yang akan disasar dalam tahun 2017 ini.

Sebagai agenda terakhir, Kabalitbang beserta rombongan juga meninjau langsung progress pengembangan Crisis Centre Balai Litbang Sabo. Crisis Center ini difungsikan untuk memantau potensi bahaya banjir debris maupun longsor yang ada di Indonesia. Kabalitbang memberikan arahan agar Tim Crisis Center menggiatkan komunikasi dengan Pemerintah Daerah dan Direktorat Fisik agar teknologi ini dapat segera diaplikasikan di lapangan. Kabalitbang juga memberikan instruksi agar Balai Litbang Sabo dapat menjamin fungsionalitas sistem khususnya pada skenario saat kejadian bencana.(SSP)

Hak Cipta © 2019 Puslitbang Sumber Daya Air - Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. All Rights Reserved.